X hits on this document

87 views

0 shares

0 downloads

0 comments

15 / 29

Saat ini, data telah menjadi salah satu aset terpenting bagi suatu perusahaan. Bayangkan, jika seorang pimpinan perusahaan yang sebagian besar penjualan yang diraihnya dilakukan dengan cara kredit dimana para pembeli akan membayar tagihannya di kemudian hari. Untuk mencatat penjualan, dia menggunakan bantuan TI. Akibat terjadinya gangguan virus atau terjadi kebakaran pada ruangan komputer yang dia miliki, misalnya, maka seluruh data tagihan tersebut hilang. Kehilangan data tersebut mungkin saja akan mengakibatkan perusahaan  tidak dapat melakukan penagihan kepada para pelanggan. Atau, kalaupun masih dapat dilakukan, waktu yang dibutuhkan menjadi sangat lama karena   harus melakukan verifikasi manual atas dokumen penjualan yang dimilikinya

2. Kesalahan dalam pengambilan keputusan :

Banyak kalangan usaha yang saat ini telah menggunakan bantuan Decision Support System (DSS) untuk mengambil keputusan-keputusan penting. Dalam bidang kedokteran, misalnya, keputusan dokter untuk melakukan tindakan operasi dapat saja ditentukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak tersebut. Dapat dibayangkan risiko yang mungkin dapat ditimbulkan apabila sang dokter salah memasukkan data pasien ke sistem TI yang digunakan. Taruhannya bukan lagi material, melainkan nyawa seseorang.

3. Risiko kebocoran data :

Data bagi sebagian besar sektor usaha merupakan sumber daya yang tidak ternilai harganya. informasi mengenai pelanggan, misalnya, bisa jadi merupakan kekuatan daya saing suatu perusahaan. Bayangkan,   seorang direktur suatu perusahaan telekomunikasi yang memiliki 5 juta pelanggan. Tanpa dia sadari, satu persatu pelanggan perusahannya telah beralih ke perusahaan pesaing.

Document info
Document views87
Page views87
Page last viewedSun Dec 04 16:18:51 UTC 2016
Pages29
Paragraphs196
Words6256

Comments