X hits on this document

105 views

0 shares

0 downloads

0 comments

28 / 29

5.   Untuk menjaga dan melindungi kepentingan domestik dari serbuan masuknya barang dalam hal ini produk aptel impor , kini banyak negara menggunakan instrumen non-tarif, antara lain dengan pemberlakuan standar dan penilaian kesesuaian. Oleh karenanya, peran standar dan penilaian kesesuaian kini menjadi semakin besar dalam kegiatan perdagangan internasional. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kegiatan standar dan penilaian kesesuaian di berbagai blok perdagangan regional maupun internasional, seperti ACCSQ (Asean Consultative Committee for Standarts and Quality) APEC - SCSC (Standards and Conformance Sub-Committee), dan ASEM-SCA (Asian European Meeting-Standads and Conformity Assessment).  Indonesia merupakan salah satu negara yang terlibat dalam kesepakatan-kesepakatan tersebut di atas. Keterlibatan ini, membuat Indonesia mau tidak mau harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam kesepakatan secara konsekwen. Hal ini berarti kebijakan perdagangan Indonesia yang mengandung unsur-unsur restriksi/proteksi harus secara berangsur dihilangkan, diganti dengan kebijakan-kebijakan yang sifatnya teknis dan didukung dengan kajian ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan. Keadaan ini yang mendorong meningkatnya kebutuhan penerapan standardisasi  di Indonesia.

Demikian paparan ini disampaikan sehubungan dengan akan diselenggarakannya acara The International Conference on Telecommunication (ICTel)) 2007 dengan thema “Towards to the All IP Network” di Grand Hotel Preanger Bandung yang ber-skala Internasional.

Terima Kasih.

                           Jakarta,  Oktober 2007,

Document info
Document views105
Page views105
Page last viewedSat Dec 10 00:32:34 UTC 2016
Pages29
Paragraphs196
Words6256

Comments